BMT apa sih ?

Terimakasih untuk waktu & fikiran yang sudah disampaikan

Sangat Jelas informasinya . untuk pertanyaan saya yang singkat dan sangat awam

Mimpi saya untuk bekerja di Bank Muamalat seiring dengan pengetahuan saya yg mulai faham

Untuk menjernihkan rezeki yang saya dapat .

Salam

Jazakallah

“Mulyawati, Sri ” sri.mulyawati@citi.com,

—-Original Message—–
From: muhammad zen [mailto:zen_mhd@yahoo.co.id]
Sent: Wednesday, June 25, 2008 10:33 AM
To: Mulyawati, Sri [GCG-AP_IDN]
Subject: Bls: [syiar-islam] Trs: UNDANGAN SEMINAR NASIONAL BMT, UHAMKA 26 JUNI

Terima kasih bu sri mulyawati atas pertanyaannya. Alhamdulillah org yg sukses adalah orang yang mau bertanya saat kita tak tahu…

BMT merupakan salah satu lembaga ekonomi Islam. BMT juga sering diartikan sebagai Koperasi Syariah.

Baitul maal wattamwil (BMT) terdiri dari dua istilah, yaitu baitul maal dan baitul tamwil. Baitul maal lebih mengarah pada usaha – usaha pengumpulan dan penyaluran dana yang non – profit, seperti; zakat, infaq dan shadaqah. Sedangkan baitut tamwil sebagai usaha pengumpulan dan penyaluran dana komersial. Usaha – usaha tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari BMT sebagai lembaga pendukung kegiatan ekonomi masyarakat kecil dengan berlandaskan syariah.
Secara kelembagaan BMT didampingi atau didukung Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK). PINBUK sebagai lembaga primer karena mengemban misi yang lebih luas, yakni menetapkan usaha kecil. Dalam prakteknya, PINBUK menetapkan BMT, dan pada gilirannya BMT menetapkan usaha kecil. Keberadaan BMT merupakan representasi dari kehidupan masyarakat dimana BMT itu berada, dengan jalan ini BMT mampu mengakomodir kepentingan ekonomi masyarakat.
Peran umum BMT yang dilakukan adalah melakukan pembinaan dan pendanaan yang berdasarkan sistem syariah. Peran ini menegaskan arti penting prinsif – prinsip syariah dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Sebagai lembaga keuangan syariah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat kecil yang serba cukup ilmu pengetahuan ataupun materi maka BMT mempunyai tugas penting dalam pengemban misi keislaman dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu , BMT diharapkan mampu berperan lebih aktif dalam memperbaiki kondisi ini. Dengan keadaan tersebut keberadaan BMT setidaknya mempunyai beberapa peran :
1. Menjauhkan masyarakat dari praktek ekonomi non – Syariah. Aktif melakukan sosialisasi di tengah masyarakat tentang arti penting sistem ekonomi Islami. Hal ini bisa dilakukan dengan pelatihan – pelatihan mengenai cara – cara bertransaksi yang islami, misalnya supaya ada bukti dalamtransaksi, dilarang curang dalam menimbang barang, jujur terhadap konsumen dan sebagainya.
2. Melakukan pembinaan dan pendanaan usaha kecil. BMT harus bersikap aktif menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan mikro, misalnya dengan jalan pendampingan, pembinaan,penyuluhan,dan pengawasan terhadap usaha – usaha nasabah atau masyarakat umum.
3. Melepaskan ketergantungan pada rentenir, masyarakat yang masih tergantung renternir disebabkan renternir mampu memenuhi keinginan masyarakat dalam memenuhi dana dengan segera. Maka BMT harus mampu melayani masyarakat lebih baik, misalnya selalu tersedia dana setiap saat, birokrasi yang sederhana dan lain sebagainya.
4. Menjaga keadilan ekonomi masyarakat dengan distribusi yang merata. Fungsi BMT langsung berhadapan dengan masyarakat yang kompleks dituntut harus pandai bersikap, oleh karena itu langkah – langkah untuk melakukan evaluasi dalam rangka pemetaan skala prioritas yang harus diperhatikan, misalnya dalam masalah pembiayaan, BMT harus memperhatikan kelayakan nasabah dalam hal golongan nasabah dan jenis pembiayaan.
BMT mempunyai beberapa komitmen yang harus dijaga supaya konsisten terhadap perannya, komitmen tersebut adalah:
1. Menjaga nilai – nilai Syariah dalam operasi BMT. Dalam operasinya BMT bertanggung jawab bukan saja terhadap nilai keislaman secara kelembagaan, tetapi juga nilai – nilai keislamandi masyarakat dimana BMT itu berada. Maka setidaknya BMT memiliki majelis taklim atau kelompok pengajian (usrob).
2. Memperhatikan permasalahan – permasalahan yang berhubungan dengan pembinaan dan pendanaan usaha kecil. BMT tidak menutup mata terhadap masalah nasabahnya, tidak saja dalam spek ekonomi, tetapi aspek kemasyarakatan nasabah yang lainya. Maka BMT setidaknya ada biro konsultasi bagi masyarakat bukan hanya berkaitan dengan masalah pendanaan atau pembiayaan tetapi juga masalah kehidupan sehari – hari mereka.
3. Meningkatkan profesionalitas BMT dari waktu ke waktu. Tuntutan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk menciptakan BMT yang mampu membantu kesulitan ekonomi masyarakat. Maka setiap BMT dituntut mampu meningkatkan SDM dengan melalui pendidikan dan pelatihan.

4. Ikut terlibat dalam memelihara kesinambungan usaha masyarakat. Keterlibatan BMT di dalam kegiatan ekonomi masyarakat akan membantu konsistensi masyarakat dalam memegang komitmen sebagai seorang nasabah. Maka BMT yang bertugas sebagai pengelola, Zakat, Infaq dan Shadaqah juga harus membantu nasabah yang kesulitan dalam masalah pembayaran kredit.

B. ORGANISASI
Untuk memperlancar tugas BMT, maka diperlukan struktur yang mendekripsikan alur kerja yang harus dilakukan oleh personil yang ada di dalam BMT tersebut. Struktur organisasi BMT meliputi, Musyawarah Anggota Pemegang Simpanan Pokok, Dewan Syariah, Pembina Manajemen, Manajer, Pemasaran, Kasir, dan Pembukuan.
Adapun tugas dari masing – masing struktur di atas adalah sebagai berikut :
1. Musyawarah Anggota Pemegang Simpanan Pokok memegang kekuasaan tertinggi di dalam memutuskan kebijakan – kebijakan makro BMT.
2. Dewan Syariah, bertugas mengawasi dan menilai operasionalisasi BMT.
3. Pembinaan Manajemen,bertugas untuk membina jalannya BMT dalam merealisasikan programnya.
4. Manajer betugas untuk menjalankan amanat musyawarah anggota BMT dan memimpin BMT dalam merealisasikan programnya.
5. Pemasaran bertugas untuk mensosialisasikan dan mengelola produk – produk BMT.
6. Kasir bertugas melayani nasabah.
7. Pembukuan bertugas untuk melakukan pembukuan atas aset dan omzet BMT

C. PRINSIP OPERASI BMT
Dalam menjalankan usahanya BMT tidak jauh dengan BPR syariah, yakni menggunakan 3 prinsip:
1. Prinsip bagi hasil
Dengan prinsip ini ada pembagian hasil dari pemberi pinjaman dengan BMT.
– Al – Mudharabah
– Al – Musyarakah
– Al – Muzara’ah
– Al – Musyaqah
2. Sistem Jual Beli
Sistem ini merupakan suatu tata cara jual beli yang dalam pelaksanaanya BMT mangangkat nasabah sebagai agen yang diberi kuasa melakukan pembelian baang atas nama BMT, dan kemudian bertindak sebagai penjual, dengan menjual barang yang telah dibelinya tersebut dengan ditambah mark – up. Keuntungan BMT nantinya akan dibagi kepada penyedia dana.
– Bai’ al – Murrabahah
– Bai’ as – Salam
– Bai’ al – Istishna
– Bai’ Bitsaman Ajil
3. Sistem non – Profit
Sistem yang sering disebut sebagai pembiayankebajikan ini merupakan pembiayaan yang bersifat sosial dan non – komersial Nasabah cukup mengembalikan pokok pinjamannya saja.
– Al – Qordhul Hasan
4. Akad Bersyarikat
Akad bersyarikat adalah kerjasama antara dua pihak atau lebih dan masing – masing pihak mengikutsertakan modal (dalam berbagai bentuk) dengan perjanjian pembagian keuntungan/ kerugian yang disepakati.
– Al – Musyarakah
– Al – Mudharabah
5. Produk pembiayaan
Penyediaan uang dan tagihan berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam – meminjam di antara BMT dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya bersama bagi hasil setelah jangka waktu tertentu.
– Pembiayaan al – Murabahah (MBA)
– Pembiayaan al – Bai’ Bitsaman Ajil (BBA)
– Pembiayaan al – Mudharabah (MDA)
– Pembiayaan al Musyarakah (MSA)
Untuk meningkatkan peran BMT dalam kehidupan ekonomi masyarakat, maka BMT terbuka untuk menciptakan produk baru. Tetapi produk tersebut harus memenuhi syarat:
1. Sesuai dengan syariat dan disetujui oleh Dewan Syariah.
2. Dapat Ditangani oleh sistem operasi BMT bersangkutan.
3. Membawa kemaslahatan

Sumber: http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/sosiologi-agama/baitul-maal-wattamwil-bmt

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s